Press

Sehat, Nyaman dan Bebas dari Anyang-anyangan dengan Uri-Cran




Hai Guys, welcome back. 

Siapa disini yang tipe orangnya mager-an alias males gerak banget? Lalu kamu tahu gak, kalo mager itu bisa berujung jadi masalah yang serius? Males gerak bukan hanya untuk mengerjakan hal-hal yang penting saja, tapi untuk hal kecil juga. Padahal, hal yang kelihatannya sepele justru efeknya bisa lebih besar.

Contohnya dari ceritaku ini.
Flashback sedikit sekitar 3 tahun lalu. Saat aku masih duduk di bangku kuliah. Seringkali momentum ini terjadi.

Ketika jam mata kuliah sedang berlangsung dan dosen sedang mengajar, di ruangan kelas dengan AC yang dingin (aku tuh anaknya gak bisa banget kena AC sebenarnya, kecuali kalau lagi musim kemarau), suhu udara dingin tentu membuat kita lebih cepat dan sering ingin pergi ke kamar mandi. Tiba-tiba rasa itu datang (?) karena males gerak di saat situasi kelas itu, akhirnya menahan untuk buang air kecil, “gak apa-apa deh, kelas kan cuma sebentar, bisa lah ditahan sampai kelas selesai.” Begitu pemikirannya kala itu.

Lain kesempatan pada saat sedang ujian, situasi dimana para murid terkurung dalam sangkar burung, tidak bisa pergi kemana-mana hingga waktu ujian selesai. Kebanyakan ujian memiliki peraturan untuk “silahkan pergi ke toilet sekarang. Kalau ujian sudah mulai, tidak boleh ada yang ke toilet.” kata seorang pengawas ujian dengan wajah sangar atau pura-pura sangar. Ehh.. ternyata kebelet itu datang malah di pertengahan ujian berlangsung. Terpaksa menahan buang air kecil.

Kondisi-kondisi diatas seringkali menjadi pemicu ‘anyang-anyangan’. Anyang-anyangan dikenal sebagai keinginan buang air kecil disertai rasa sakit, namun air keluar yang seharusnya banyak malah sedikit. Rasanya gak nyaman banget. Bahayanya, anyang-anyangan ini dapat menyebabkan suatu penyakit yang serius yaitu Infeksi Saluran Kemih (ISK). ISK merupakan penyakit yang lumayan serius dan agak repot untuk menyembuhkannya.


Gejala anyang-anyangan dapat menyerang pria maupun wanita, hanya saja wanita berpeluang lebih besar untuk terkena gejala ini. Kenapa? Karena wanita memiliki saluran kencing yang lebih pendek, yang menyebabkan saluran kantung kemih wanita lebih rentan terkenal bakteri jahat E-Coli (bakteri E-Coli merupakan salah satu pemicu anyang-anyangan).
Risiko seorang wanita terkena anyang-anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengidap kondisi ini berulang kali bahkan hingga bertahun-tahun.

Nah, sebagai wanita, organ kewanitaan merupakan asset paling berharga, jadi sudah semestinya kita memberi perhatian lebih untuk menjaga kesehatan dan kebersihannya.

Problematika kehidupan perkuliahan dari sisi lain, yaitu kondisi toilet atau air yang kotor (hal ini pasti sering kita temukan kalau kita sedang berada di tempat umum, contohnya di mall, betul?) dan sering lupa minum karena kesibukkan sebagai anak kuliah-main-kuliah-main di semester awal dan anak kuliah-rapat-kuliah-rapat di sebagian besar waktu perkuliahan.. Hal ini juga merupakan pemicu gejala anyang-anyangan yang sangat perlu diperhatikan dan diubah.

Faktor pemicu lain:
- Faktor Kebersihan
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kebersihan dari diri sendiri yakni kebiasaan mengganti pakaian dalam, jika tidak sering dan konsisten, ini akan mememicu tumbuhnya bakteri/mikroba. Kita harus tahu kapan waktu yang tepat untuk mengganti pakaian dalam, agar tidak terkena infeksi jamur. Terutama jika sedang dalam masa haid. Menurut informasi yang aku dapat, wanita perlu menggantinya kalau bisa sesering mungkin, baiknya 2 hari sekali, namun ada juga yang sehari sekali ganti. Tergantung kebutuhan. Arah basuhan setelah buang air yang tidak benar juga ternyata dapat menjadi pemicunya, loh.

- Asupan  Minuman
Faktor lainnya yaitu terlalu banyak minum yang berefek diuretik seperti alkohol, kopi, dan teh. Perbanyaklah minum air putih. Buat kamu yang memiliki kesibukan lumayan padat, perhatikan konsumsi air putihnya ya.

- Faktor Hormonal
Efek dari pasca-menopause dan menopause yang membuat vagina terasa kering.

- Iritasi Organ Intim
Risiko anyang-anyangan pada wanita akan semakin besar jika Anda sering melakukan douching vagina, yakni mencuci vagina atau penggunaan parfum dengan menyemprotkan suatu larutan khusus ke dalam saluran vagina, menggunakan alat khusus yang telah dilengkapi dengan kantong dan selang.

Anyang-anyangan tentunya sangat berpengaruh terhadap kesehatan, selain itu akan begitu mengganggu aktivitas. Oleh karena itu, kita harus mengetahui cara atau tips untuk mencegah dan mengobati anyang-anyangan:
-          Konsultasi ke dokter (meminum antibiotik dan obat sesuai resep dokter)
-          Menjaga kebersihan area organ intim
-          Istirahat yang cukup
-          Manfaatkan air hangat untuk berendam, untuk mengompres bagian perut dan meminum air
           hangat jika kondisi menjadi sulit buang air kecil.

Selain itu, ternyata terdapat minuman yang dipercaya dapat meredakan dan mengurangi efek anyang-anyangan. Apakah itu? Jus cranberry.


Selain menyegarkan, jus cranberry juga dapat digunakan sebagai obat yang ampuh untuk meredakan gejala anyang-anyangan dan mencegah infeksi saluran kemih. Di dalam cranberry terdapat senyawa tannin yang berfungsi memperlambat perkembangan bakteri E.coli di sekitar vagina dan saluran kemih, memiliki antioksidan yang disebut proanthocyanidins yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Di buah mungil berwarna merah ini juga terdapat kandungan D-mannose, yaitu sejenis gula alami yang berfungsi meredakan infeksi saluran kemih.

Nah, kandungan istimewa buah cranberry ini aku dapatkan dalam Prive Uri-Cran keluaran PT. Combhipar. Mengkonsumsinya 1-2 kali sehari, dapat membantu mengatasi anyang-anyangan dan memelihara kesehatan salurah kemih. 

Prive Uri-Cran ini memiliki 2 (dua) jenis kemasan berbeda. Aku lebih suka minum dalam bentuk kapsul 250gr dengan ekstrak buah cranberry karena lebih mudah saja tinggal diminum langsung dengan air putih. Namun kamu bisa memilih jenis yang lain yaitu dalam bentuk serbuk 375mg dengan melarutkannya ke dalam air putih dan siap diminum.





  Komposisi: 250 mg Ekstrak Cranberry Sediaan: Kapsul Dosis: 1-2 Kapsul / Hari
Isi per Box: 30 Kapsul / Box

Komposisi: 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus Achidopillus,
0.1 mg Bifidobacterium bifidum. Sediaan: Powder Sachet Dosis: 1-2 Sachet / Hari
Isi per Box: 15 Sachet / Box

Untuk mendapatkan produknya, kamu bisa beli di apotek atau beli di situs belanja online terpercaya agar lebih mudah. Tidak usah khawatir karena Prive Uri-Cran ini aman untuk ibu hamil dan untuk anak kecil diatas 5 tahun, lho.

Sampai ketemu lagi! Merdeka dari ISK, merdeka lakukan apapun yang kamu suka!

Sumber:
- alodokter.com
- hellosehat.com
- Prive Uri-Cran:
   < Website: http://uricran.co.id/ >
   < Instagram: @uricran.id >
   < Facebook: Prive Uri-Cran >

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram