Press

Scandinavian Cafe ala Santorini di Bandung




Hi Guys! welcome back.

Kali ini aku mau review salah satu cafe yang gak terlalu hits di bandung hahaha padahal tempatnya recommended.

Jadi, malam minggu kemarin aku bersama keluargaku dinner bareng di salah satu cafe yang ada di Bandung utara. Dalam rangka hari lahir aku yang adalah beberapa hari sebelumnya. Aku gak ngerayain yang spesial di hari ulang tahun gitu sih, karena memang dari beberapa tahun terakhir juga sudah gak ada semacam nyanyi-nyanyian happy birthday, jadi cuma makan-makan biasa aja. Terus malam mingguan sama keluarga gin? Gak apa-apa dong, family oriented nih anaknya. Tapi beneran, aku tuh dari dulu memang lebih sering jalan bareng keluarga dibanding bareng teman apalagi pacar (....).

Kalo kalian update, pastinya kalian tau banget daerah pakar timur itu cafe/restonya oke oke banget, walaupun mereka lebih pricey dari cafe-cafe biasanya, tapi gak usah khawatir karena itu semua terbayar dengan tempat yang cozy, view kota bandung dan suasana yang akan kalian dapat ketika makan disana.

Begitupun dengan Orofi Cafe ini. Persisnya di Jl. Lembah Pakar Timur No. 99, Bandung. Cafe ini sebenarnya bagian dari The Valley Resto/Hotel. Bertempat di rooftop suatu bangunan, tepatnya lantai 3, di lantai 2-nya itu japanese restaurant, sedangkan lantai 1-nya gak tau apa yang jelas ada tempat parkir.



Kemarin aku datang kesana sekitar jam 4 sore, karena aku gak bisa kalo gak foto-foto dulu, jadi sengaja datang kesana disaat masih cerah dan ternyata malah cerah banget. Jadi aku dan keluargaku memutuskan untuk makan di ruangan indoornya.

Cafe ini didominasi warna putih, dengan sentuhan warna cerah seperti biru, scandinavian style ala santorini.

Disana ada 3 ruangan, indoor, outdoor dan semi-outdoor. Ada kursi dan meja basic semacam kursi meja taman/teras gitu di outdoornya. Lalu ada bangku yang sama di semi-outdoor dan indoornya, bedanya disini mereka tambahin sofa. Jadi bebas banget mau duduk dimana, mau sekedar nongkrong di barnya juga boleh.

 -outdoor-




 (di foto kedua ini di sisi kirinya itu semi outdoor)


-indoor-


 


Mereka juga punya spot taman bohongan gitu. Dengan rumput sintetis, beberapa tanaman dan bunga, ada jendela instagramable dan sepeda yang mempercantik spot itu. Latar belakangnya pakai pagar minimalis. Seakan-akan lagi ada di taman rumah.





Saran juga nih kalian bisa pakai baju yang matching sama tempatnya. Nah, berhubung tempatnya mengadopsi sedikit tema scandinavian-nya santorini, kalian bisa pilih warna putih dan warna biru langit buat outfit kalian and of course all about summer outfits. Kalo aku sih tetap monokrom-an aja hahaha. Oh iya, jangan lupa bawa sunglasses buat foto di tempat outdoornya, ini juga jadi tempat favorite buat foto-foto karena temanya dapat banget. Kalian juga bisa tambahin floopy hat atau bucket hat seperti yang aku pakai di foto di atas (foto pertama ya).

Untuk sepatu, kalian bisa pakai apa saja yang nyaman. Pakai slip on sandals juga boleh banget. Atau pakai gladiator/sepatu sendal bertali biar lebih kece.




  (pics by google)

Buat aku yang penting itu tempatnya gak terlalu rame, biar feels-nya kena. Karena cafe ini gak terlalu eksis seperti tetangga-tetangganya, jadi gak terlalu banyak orang datang. Begitu masuk malam memang lebih banyak pengunjung, tapi gak sampai penuh semua meja. Tempatnya pun lumayan luas. 

So, we decided to move to outdoor! Karena aku gak mau kehilangan kesempatan buat dinner ala-ala romantis dengan view kota Bandung di malam hari yang tentunya indah banget.




Menu yang ditawarkan disana lumayan banyak menurutku, lebih ke western food tapi makanan Indonesianya juga ada ternyata. Untuk makanan, kami pesan spring rolls (37k), bruschetta with meat sauce (37k) untuk started food, karena waktu datang sore itu belum terlalu lapar. Lalu main course-nya, pizza meat & crunchy (75k), beef raviolli (65k), rice bowl fried oxtail (65k) and also nasi liwet komplit (75k) kesukaan papaku. Kalau minumannya kami pesan tentu saja air putih, es kopyor special (40k), lemon tea (25k) dan tropical punch (40k). Range harga per-orang 50k-100k, tapi kalau mau pesan steak pasti lebih dari 100k.






*bruschetta with meat sauce (front), spring rolls (back), es kopyor special (pink left), lemon tea (back left) & tropical punch (pink right)*






*rice bowl fried oxtail*



 *pizza meat & crunchy*

*no pics for beef raviolli & nasi liwet komplit, so sorry:(*

Over all makanan dan minumannya enak. Aku suka banget sama bracetta dan beef raviollinya, disajikan kecil-kecil beberapa potongan gitu, tapi rasanya enak banget dan cukup membuat perut kenyang. By the way, karena pizza yang kami pesan gak habis, boleh dibungkus dan dibawa pulang hehehe

Kalo punya rencana makan ke daerah bandung atas, tempat ini bisa sih kalian masukin ke bucket list kalian. Oh iya, kalo untuk weekend, cafe ini buka dari jam 11.30 siang, tapi kalo weekday buka dari jam 4 sore.

Owraiiittt, jadi gitu review cafe ala santorini kali ini. Mungkin kalo nanti aku kulineran yang unik lagi aku bisa share. Semoga bermanfaat buat kalian. I’ll see u guys!

0 komentar:

Posting Komentar

My Instagram